I can always start a new collection, but I could never replace you. –Ariel (Little Mermaid Series)
Postingan ini punya objek yang sama dengan beberapa postingan lain hehe emang banyak objek di blog ini, tapi ada beberapa yang diomongin more frequently by me dan si ini salah satunya c: (abis lihat-lihat seluruh postingan+draft dan baru sadar juga ._.)
Kenapa predestinasi? Karena takdir, fate, destiny, dan lain-lain--yang berbau dramatis--sudah terlalu mainstream :p Ngggg-ga gitu sih sebenernya. Gimana ya ngomongnya, pokoknya kata predestinasi kalo tak rasain tu kayak berbicara tentang sesuatu yang penting banget untuk diingat yang prosesnya hanya bercerita tentang takdir. Takdir itu kita yang bisa berusaha ubah, Tuhan yang izinkan perubahannya.
Di predestinasi yang aku ceritakan ini, sebetulnya lebih banyak usaha orang lainnya daripada mine tapi justru karena itu banyak orang yang bisa ngerasain perasaanku. It only took 5k to feel that kind of happiness. Dari tadi yang tak omongin ngga spesifik ya? Itu juga aku udah ng-backspace berkali-kali setiap kata yang spesifik biar diganti kata umum tapi bisa menggambarkan hari itu dengan baik, nyehehe. People are constantly changing, aku juga ngga seterbuka dulu :p Ngomong-ngomong tentang perubahan, si objek dan aku bilang ke satu sama lain tentang perubahan. Semua orang juga tau perubahan apa yang aku omongin ke dia, tapi sampe hari ini aku nggak ngeh sama perubahanku yang untungnya positif.
Entahlah. Hari itu bener-bener hebat. Skenario yang bener-bener unpredictable. Ngga pernah sekalipun terpikirkan akan terjadi hari seperti itu yang awalnya bener-bener terjadi perang batin dulu, juga ada aksi penolakan dari fisik. Tapi akhirnya kuat ngga makan seharian, perut seperti sudah kenyang terisi kebahagiaan =))
Tapi bukan itu inti dari hari predestinasi itu. Intinya adalah I learned that :
1. Miracles never really die.
2. When I finally met true friends I could see how surprisingly their acts are.
3. Dengan segala perubahan yang disebutkan di hari itu, masih ada yang sama. Perasaanku.
D.


0 komentar:
Posting Komentar